Menu Utama  l  Kumpulan Berita  l  Link Kampus  l  Foto Kampus

 

         

                    Hj.  Sri Sulistyawati Guru Besar Swasta Pertama

 

   

 

20 Agustus 2008, MT Admin

 

Provinsi Sumatera Utara baru memiliki 11 orang guru besar di lingkungan Kopertis Wilayah I Sumut-NAD. Jumlah tersebut dinilai sangat kurang dan tidak sebanding dengan banyaknya jumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut yang mencapai 210 PTS.

 

Demikian pula dengan jumlah tenaga pengajar dosen di lingkungan Kopertis Wilayah I hingga posisi Agustus 2008 mencapai 1097 orang. Akan tetapi yang menjadi guru besar hanya 11 orang. Hal itu berarti jumlah guru besar PTS di lingkungan Kopertis Wilayah I baru 10 persen saja.

 

Hal itu dikatakan Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-NAD, Prof. Dr. Ir. H. Zainuddin, M.Pd, usai menyerahkan SK Guru Besar yang ditandatangani Mendiknas RI No.21 /07/A4.5/KP/2008 kepada Rektor UMN Al Washliyah Prof. Dr. Hj. Sri Sulityawati, SH, M.Si. "Pengangkatan Hj. Sri Sulistyawati sebagai guru besar telah menambah jumlah guru besar dan menjadi guru besar perempuan pertama di lingkungan Kopertis Wilayah I," jelasnya.

 

Prof. Zainuddin mendorong para dosen khususnya dosen perempuan untuk memacu meningkatkan kualifikasi diri hingga ke jenjang guru besar. Peningkatan kualifikasi dosen juga mendorong peningkatan mutu dan kualitas PTS yang ada di Sumut

 

Saat ini kata Prof. Zainuddin Kopertis Wilayah I telah memiliki dosen kualifikasi S-3 (Doktor) sebanyak 21 orang dan sebanyak 20 mahasiswa program doktoral sedang mengambil S-3nya, sedangkan dosen kualifikasi S-2 sebanyak 386 orang dan yang sedang mengambil program magister sebanyak 199 orang. Para dosen sedang mengambil program magister dan doktoral tersebut berasal dari lulusan dalam dan luar negeri. Pihak Kopertis Wilayah I akan terus meningkatkan kerjasama baik dengan Dikti,

Pemprovsu maupun universitas dalam dan luar negeri untuk program beasiswa dosen.

 

Hj. Sri Sulityawati diangkat sebagai guru besar dalam bidang hukum lingkungan, pengantar ilmu hukum dan hukum administrasi negara yang diperbantukan (dpk) di Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah. "Sebagai kader Al Washliyah, saya ingin apa yang telah iih ini menjadi pendorong semangat belajar kaum perempuan :meningkatkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga secara keilmuan perempuan tidak termarjinalkan, "kata Sulistyawati usai pemberian SK guru besar.

 

 

 

Pencarian :